アンネの小説 Novel

“Paman mengalami keajaiban yang sama denganmu”. Nico tercengang mendengarnya. “Saat kecil paman mengalami hal yang sama denganmu. Saat itu, ibu paman sudah berhari-hari di rawat di rumah sakit. Sebagai anak kecil tentu akan sangat membutuhkan kehadiran seorang ibu. Sejak dia terbaring di rumah sakit, tidak ada lagi yang menjemputku pulang. Namun suatu hari aku terkejut, tiba-tiba aku melihatnya di depan pagar sekolah menjemputku seperti biasa saat senja. Dan seperti biasa kami makan bersama dengan nenek. Namun aneh nya nenek masih tetap pergi ke rumah sakit. Saat aku menanyakannya mengapa? Dia hanya membelai kepalaku. Beberapa hari kemudian di suatu senja Ibu tidak muncul lagi”. Dengan raut muka sedih ucapannya terhenti. “Lalu apa yang terjadi padanya?”. Tanya Nico. “Dia meninggal”. Jawab paman Chris. Melihat Nico menunduk dan bersedih, paman Chris melanjutkan ucapannya. “Kau jangan cemas, Tuhan memberikan mujizat ini bukan berarti Tuhan akan benar-benar mengambil mereka. Ini terjadi karena koneksi dari keinginan hati yang terdalam sehingga mampu menghubungkan mereka dengan dunia kita. Memang Selena saat ini sedang koma, tapi dia tidak berhenti memikirkanmu. Dia anak yang kuat, dia pasti bisa melewati semua ini. Kau tak perlu khawatir, Nico”. Ucap paman Chris menenangkan Nico. “Aku pun berharap demikian”. Jawab Nico. “Beritahu paman ya jika dia sudah kembali”. Pinta paman Chris.

“Aku sudah memiliki keberanian untuk menatapmu lebih dalam. Kali ini penantianku tidak sia-sia, kau benar-benar datang menemuiku di café tempat kita janji 3 tahun lalu. Setiap tahun di hari valentine dan tepat di waktu yang kita janjikan aku selalu datang. Kali ini kau benar-benar datang. Tapi apa yang terjadi? Di hati kita bertemu, kau terbaring di rumah sakit dan tidak sadarkan diri. Aku benar-benar tidak mengerti, apa yang aku rasakan adalah nyata. Seperti perasaanku padamu. Apapun itu aku bersyukur atas mujizat Tuhan. Dan aku tak akan membiarkan koneksi ini terputus. Jadi, temui aku lagi Selena!”.