アンネの小説 Novel, 未分類

“Sedang ngobrol apa sih? Ikutan dong!”. Ucap Stephanie yang menghampiri meja di sudut pojok ruang makan karyawan dimana Stefan dan Nico duduk. “Jadi kalian ingin tahu seberapa besar ukuran milik pria tampan didepanku ini?”. Jawab Stefan. “Dasar otak udang! Ayok cari tempat lain, jangan makan dengan mereka”. Ucap Stephanie dan menarik tangan Anastasia untuk mencari tempat lain. “Kenapa sih kau bisa pacaran dengan dia?”. Ucap Anastasia pada Stephanie. “Pertanyaanmu menyakitkan sekali, Anastasia”. Teriak Stefan. “Gak perduli”. Ucap kedua gadis itu bersamaan. “Otak kotormu terkadang bisa berguna”. Ucap Nico pada sahabatnya yang memang tidak memiliki sensor mulut. “Meskipun aku sendiri juga jijik. Tapi efektif kan untuk mengusir mereka?. Ngomong-ngomong mulailah bercerita”. Jawabnya. “Harus mulai dari mana ya?”. Bukan malah menceritakan ia melontarkan pertanyaan. “Dari awal saja mungkin. Kau tahu sendiri kan kadar kecerdasan sahabatmu ini kurang dari 50% kecerdasan lumba-lumba!”. Ucap Stefan.

インドネシアでFX, インドネシア株 Saham, 未分類

Divergence adalah tanda awal perubahan pasar yang menunjukkan kapan pasar kehilangan kekuatan. Di grafik, Divergence tampak seperti pola yang bergerak melawan arah harga sesungguhnya. Hal ini sering kali terjadi terlebih dahulu pada Stochastic Oscillator, tapi kadang-kadang dapat dilihat juga pada RSI dan indikator lain.

Caranya, Anda bisa membuka posisi Sell ketika melihat Divergence Bearish. Sebaliknya, lakukan order Buy ketika melihat pola Divergence Bullish.

3 Jenis Divergence

  1. Classic Divergence/Divergensi Klasik.Jenis yang paling sering terjadi ketika tren sedang berbalik. Classic Divergence bisa terbaca saat melihat ke titik ekstrem di grafik dan indikator. Classic Bearish Divergence terjadi saat grafik menunjukkan Higher High yang lebih tinggi dari level sebelumnya, sementara indikator menunjukkan Lower High. Classic Bullish Divergence terjadi ketika grafik menunjukkan Lower Low, tapi indikator menunjukkan Higher Low. Classic Divergence menunjukkan pasar yang berubah dari arah awalnya.
  2. Hidden Divergence/Divergensi Tersembunyi.Pola ini jarang terlihat, tapi dapat memberikan sinyal lanjutan dari sebuah tren.Hidden Divergence jauh lebih jarang terjadi daripada Classic Divergence dan bersifat palsu (Fake). Awalnya, pola Divergence ini terlihat bertentangan arah dengan pergerakan harga, namun pada akhirnya berekonsiliasi dan terus bergerak ke arah yang sama.Hidden Bearish Divergence terjadi ketika Higher High di grafik diikuti dengan titik Lower High. Jika dilihat pada chart, harga bergerak searah. Padahal posisinya berkebalikan jika dilihat menggunakan indikator (MACD atau RSI). Hidden Bullish Divergence terjadi ketika Lower Low di grafik diikuti oleh Lower High, sementara pada indikator urutannya terbalik. Dalam kedua kasus di atas, Hidden Divergence memberi sinyal kelanjutan tren sebelumnya.
  3. Extended Divergence/Divergensi Tambahan.Sama seperti Hidden Divergence, Extended Divergence sangat jarang muncul dan juga memberi sinyal kelanjutan tren.Extended Divergence mirip dengan Classic Divergence, karena keduanya sama-sama berfokus pada pergerakan yang terjadi di indikator dibandingkan besaran level pada grafik harga.Extended Bearish Divergence terjadi ketika grafik menunjukkan Level Higher High serupa sementara indikator menunjukkan satu Higher High diikuti Lower High.Sebaliknya, Extended Bullish Divergence dikenali dengan Lower Low serupa pada grafik, sementara indikator menunjukkan satu Lower Low diikuti Higher Low. Extended Divergence menunjukkan bahwa pasar sedang tidak siap untuk konsolidasi dan justru akan terus mengikuti tren aslinya.

Kesimpulan

Divergence adalah pemandangan umum di Forex dan salah satu elemen yang bisa dimanfaatkan untuk analisis teknikal. Tetapi, divergence juga sulit dikenali di grafik live karena Anda tidak bisa mengetahui apa yang sesungguhnya terjadi. Satu-satunya cara untuk lebih jago melihat Divergence adalah dengan menambah pengalaman.

未分類

  • Hamster termasuk golongan hewan omnivora, si pemakan segala.
  • Selain biji bunga matahari hamster juga bisa memakan kacang tanah, kedelai, kacang hijau, wortel, taoge dan beras merah.
  • Pipi gembul hamster berisi makanan. Hamster sanggup menyimpan makanan seberat 20% dari berat badannya.
  • Hamster dapat makan apa saja dan segala sesuatu tetapi anehnya mereka alergi terhadap cedar.
  • Hamsters adalah hewan nokturnal yang berarti mereka tidur di siang hari dan aktif di malam hari. Kebanyakan hamster banyak menghabisakan hari mereka dengan tidur dan berjalan.
  • Hamster memiliki naluri alami untuk menggali. Mereka dapat menggali terowongan yang luas di bawah tanah yang bisa sejauh 3 kaki ke dalam.
  • Hamster buta warna sehingga hidupnya mungkin hanya hitam putih, tidak ada warna pelangi yang bisa mereka lihat. Hamster hanya bisa melihat sampai 6 inci di depan mereka. Ketika mencari makanan dan menghindar dari pemangsa, hamster mengandalkan indera penciuman dan pendengarannya.
  • Indra pendengaran hamster sangat tajam, mirip seperti pendengaran anjing.
  • Ini menarik untuk dicatat bahwa hewan kecil ini dapat memiliki hingga 24 bayi pada satu waktu. Mereka berkembang biak di musim semi dan musim panas dan rata-rata mereka bisa memiliki 7 anak, tetapi juga dapat memiliki maksimal 24 ekor anak dalam satu waktu.
  • Ibu Hamster dapat melakukan aksi kanibalisme pada saat mereka telah melahirkan dengan memakan bayi atau anak mereka sendiri. Hamster jantan juga dapat memakan bayi hamster jika mereka merasakan kekurangan makanan.

アンネの小説 Novel, 未分類

“Warna jingga pada senja bukan tercipta tanpa alasan. Warna jingga tersebut…” Nico mengingat perkataan gadis caffe yang dia temui ditoko bunga. “Apa sebaiknya aku dengarkan dia sampai selesai? Tapi apa maksudnya dia mengatakan warna senja padaku?”. Nico tidak bisa berhenti memikirkan apa maksud dari perkataan tersebut. “Nick!” Stefan berhasil mengagetkan Nico. “Kaget? Melamun jorok ya?”. Goda Stefan pada Nico. “Apa sih? Aku tidak pernah melakukan hobimu”. Jawab Nico. “Ternyata kau sering mengamatiku ya?! Haha. Ngomong-ngomong kau baik-baik saja?”. Tanya Stefan pada Nico. “Memangnya aku terlihat tidak baik-baik saja?”. Ucap Nico. “Kondisimu sekarang sepertinya lebih buruk dari saat kau ditinggal Miss S keluar negeri dick! Hahaha”. Stefan memang hobi melemparkan candaan pedas pada sahabatnya, namun terjadang candaan yang ia lemparkan pada Nico justru mampu memecahkan kegundahannya sesaat. “Makan ini kertas!”. Ucap Nico sembari memberikan pekerjaan pada sahabatnya yang sering bertingkah konyol. “Oh tidaaak, kau tidak balas dendam kan? Ahh nanti aku tidak bisa pergi berkencan kalau seperti ini. Malang sekali nasibku, tapi nasibmu lebih malang dariku!” Ucap Stefan shock ketika sabahatnya meletakkan segunung dokumen dimejanya. “Diam kau, selamat menikmati!”. Ucap Nico bercanda namun tetap dengan wajah datarnya. “Tapi serius Nick, aku ingin Tanya sesuatu. Apa benar yang kau jenguk kemarin adalah si Miss S?”. Tanya Stefan pada Nico. “Kalau bukan dia siapa lagi?”. Jawab Nico. “Bagaimana ceritanya? Bukanlah kali ini kau bisa bertemu dengan dia dan menghabiskan malam berdua, ditemani cahaya lilin dan ugh mungkin harus kusensor”. Goda Stefan. “Tidak seperti yang kau kira, bersihkan dulu otakmu!”. Jawab Nico. “Terus bagaimana kronologinya sampai-sampai dia masuk rumah sakit. Apa karena permainanmu terlalu kasar Nick? Tak pernah kusangka.” Stefan menggoda lagi. “Mau makan kertas lebih banyak?”. Balas Nico sambil memegang tumpukan kertas. “Hahahha… Setidaknya jangan bikin sahabatmu mati konyol karena penasaran”. Ucap Stefan yang sebenarnya khawatir karena tidak mengetahui apa-apa. “Lebih baik kuceritakan saat makan nanti”. Ucap Nico. “Ini sedang makan kan? Makan kertas.”. Jawab Stefan. Nico hanya membalas dengan pandangan sadis. Stefanpun tertawa melihat ekspresi kawannya.

アンネの小説 Novel, 未分類

“Aku harus selalu menjaganya. Aku terkadang berpikir, mungkin jika Selena tidak datang menemuiku maka sekarang dia masih baik-baik saja. Bukan terbaring seperti ini. Maafkan aku tante, akulah penyebabnya”. Ucap Nico dengan isakan kecil. “Terkadang tante pun berpikir jika dia tidak pergi maka dia tidak seperti ini. Namun dia sangat ingin bertemu denganmu. Sejak dia kembali kaulah orang pertama yang dia cari. Ini yang dia inginkan sejak lama. Tapi tante bahagia dia bisa menemuimu dengan cara yang tidak kita ketahui”. Ungkap mama sambil memegang pundak kiri Nico. “Jadi tante percaya padaku?”. Tanya Nico. “Memang sulit untuk percayai hal seperti itu. Tapi jika itu kamu yang mengatakan, akupun ingin Selena menemuiku dengan cara yang sama nak”. Ungkap mama seraya mengusap kepalaku. Kepala diriku yang sedang tertidur atau lebih tepatnya dalam keadaan antara hidup dan mati. Air matanya menetes perlahan.

Apa ini? Ekspresi seperti ini, raut wajah mereka benar-benar membuatku tak tahan. Aku sangat benci rumah sakit. Apa aku benar-benar tidak bisa melakukan apa-apa? “Cliff… Cliff! Jawab aku, aku yakin kau bisa mendengarnya. Cliff, aku tidak bisa berdiam diri saja menyaksikan ini. Cliff aku mohon”. Teriakku dengan tangisan. Seberkas cahaya putih menyilaukan pandangan mataku. Terdengar suara bergema. “Senja yang berwarna jingga tidak tercipta tanpa alasan”.

未分類

Nico duduk disebelah kanan ranjang rumah sakit. Dia memegang tangan kananku dan terus menatap wajahku. Jika aku terbangun apakah ia akan tetap memegang tanganku seperti ini? Dia terus melakukannya dengan perlahan berucap pada diriku yang terbaring. “Aku tidak tahu kapan kau akan terbangun, tapi aku berjanji aku akan tetap menunggumu sampai kapanpun itu. Aku mungkin tak akan menanyakan lagi perasaanmu padaku, karena kupikir itu akan membuatmu tak nyaman padaku. Bagaimanapun itu aku akan tetap disisimu, meskipun kau masih tertidur aku akan tetap datang dan menunggumu disini. Jika kau membuka mata dan orang yang pertama kali kau lihat adalah aku, aku sangat bahagia. Untuk saat ini itulah yang paling aku harapkan darimu.” Air mata Nico menetes di tanganku. Andai aku bisa menghapus air matanya. Jika saja aku bisa terhubung dengannya. Aku harus bisa melakukan sesuatu. “Cliff.. Cliff”. Teriakanku memanggil si malaikat namun tidak ada jawaban. Aku mencoba menyentuh pundak Nico, namun rasanya hanya seperti menyentuh udara yang tak dapat terpegang. Bagaimana bisa hari itu aku dapat berinteraksi dengannya seperti layaknya sesama manusia?.

“Nico, tante membawakan makanan. Kamu belum makan kan?”. Mama datang dengan membawa makanan ditangan kanannya. “Tidak apa-apa, apa tante sudah makan?”. Ucap Nico. “Akhir-akhir ini tante tidak nafsu makan. Rasanya seperti rasa makanan sudah tidak seenak dulu lagi. Kamu beristirahatlah, Sepulang kerja kamu langsung kesini kan? Belum beristirahat sedikitpun”. Ucap Mama yang khawatir pada Nico. “Aku harus selalu menjaganya. Aku terkadang berpikir, mungkin jika Selena tidak datang menemuiku maka sekarang dia masih baik-baik saja. Bukan terbaring seperti ini. Maafkan aku tante, akulah penyebabnya”. Ucap Nico dengan isakan kecil.

Jakarta Now, グルメ日記、Culinary, 未分類

Instagram: irish.mp4

Kokonut & Curtains by Wakimukudo, yup itulah namanya. Cafe super hijau ini memiliki udara yang sangat sejuk. Pepohonan hijau rindang yang tertata indah serta pemandangan danau akan membuatmu lupa sedang berada di Jakarta.

Dibuat oleh kelompok di Finlandia yang dikenal sebagai Wakimukudō. Dengan dominasi warna serba putih, Wakimukudo memilih gaya rustic-tropical untuk interiornya.

Untuk variasi makanan tersedia menu Western (Finlandia), Asian Food dan bahkan Indonesian dan perpaduan.

Masih dalam satu lokasi, jika kamu mengunjungi Restoran Pulau Dua maka kamu serasa mengunjungi pedesaan. Uniknya nama-nama letak meja diberi nama sesuai nama kota yang berada di Bali.

Meskipun kita tidak bisa memilih sendiri binatang laut mana yang akan dimasak, namun disini tetap menyajikan makanan laut yang segar. Menu olahan yang disediakan mulai western, asian, hingga cita rasa lokal.

Pemandangan luasnya danau dapat kamu nikmati dari jarak yang dekat. Namun tetap waspada karena tidak ada lifeguard khusus disini.

Lokasi:

Komplek Taman Ria Senayan, Jl. Gatot Subroto, RT.1/RW.3, Gelora, Jakarta Pusat.
Berada di dalam Restauran Pulau Dua.

Jakarta Now, アンネのマイブーム Love, Life and Relationship, グルメ日記、Culinary, 未分類

Instagram: irish.mp4

 

Kalian yang gemar berfoto untuk mengisi koleksi foto di Instagram atau hanya sekedar hobi mengunjungi cafe cantik untuk mengobrol dengan teman, maka ini adalah tempat yang cocok. 

Dari kue ulang tahun, macaroon dan berbagai macam makanan serta minuman manis yang dikemas imut disajikan disini.

Bukan hanya menyuguhkan berbagai macam kue yang enak dan cantik, tetapi kamu akan dibuat gemas dengan dekorasi tempat yang sangat imut.

Bisa kalian jumpai di berbagai mall di jakarta atau mereka juga memiliki cafe khusus yang berada di senopati. Bila kasian ingin melakukan photoshoot ditempat ini, sarang saya lebih baik kalian kunjungi cafe khusus yang berada di Senopati.

Meskipun semua dekorasinya sama, namun jika kalian ingin background yang sempurna tanpa diganggu orang yang lewat maka kunjungilah cafe khususnya. Dijamin foto kalian akan sempurna tanpa gangguan orang lewat.

Lokasi Colette & Lola di Jakarta:

  1. Colette & Lola, Cafe Senopati
    Jalan Senopati Raya No.64, RT.6/RW.3, Selong, Kebayoran Baru, RT.6/RW.3, Selong, Kec. Kby. Baru, Kota Jakarta Selatan.
  2.  Colette & Lola, Grand Indonesia Mall – 3rd floor
    Jl. M.H. Thamrin No.1, Kb. Melati, Tanahabang, Kota Jakarta Pusat.
  3. Colette & Lola, Puri Indah Mall – Ground Floor
    Jl. Puri Agung, RT.1/RW.2, Kembangan Selatan, Kembangan, Jakarta Barat.

アンネの小説 Novel, 未分類

“Enaknya kemana ya? Game Center atau karaoke”. Ucap Stefan yang sedang memikirkan tempat nongkrong sehabis kerja. “Karaoke! Diva aja yang murah”. Ucap Stephanie. “Master Piece!”. Ucap Anastasia yang sedang berebut menentukan tempat karaoke. “Ikut Nick?”. Tanya Stefan ketika melihat temannya hendak meninggalkan meja. “Aku lain kali aja”. Jawab Nico. “Ayolah Nick! Memang mau kemana?”. Ucap Anastasia yang sedang membujuk Nico. “Aku mau kerumah sakit”. Jawab Nico dengan wajah datar. “Siapa yang sakit?”. Tanya Stephanie. “Nick jangan bilang dia….?”. Tanya Stefan yang sudah berpikir jika dia mengetahui siapa yang berada dirumah sakit. “Iya, makanya aku gak bisa ikut dengan kalian. Aku pergi duluan y, bye semuanya!”. Jawab Nico yang segera bergegas meninggalkan kantor. “Okelah bye Nick”. Ucap Stefan. “Bye”. Ucap Stephanie. “Tunggu Nick, kamu yakin baik-baik aja pergi sendiri”. Ucap Anastasia yang menghentikan Nico. “Iya, jangan cemas”. Jawab Nico singkat. “Baiklah hati-hati dijalan”. Ucapnya lagi. Kemudian Nico melambaikan tangan sebagai symbol selamat tinggal pada rekan-rekannya. “Stefan, siapa?”. Tanya Stephanie pada Stefan. “Siapa apa?”. Stefan balik bertanya. “Yang dirumah sakit!”. Jawab Anastasia yang penasaran. Karena memang ia memendam rasa suka pada Nico. “Entahlah, aku juga gak begitu paham”. Jawab Stefan yang masih belum mengerti apa yang terjadi pada sahabatnya.

アンネの小説 Novel, 未分類

“Apa ini benar dirimu? Sejak kapan Nicklaus pernah terlambat?!”. Ucap Stefan. Stefan adalah teman dari hari pertama Nico menginjakan kaki di dunia perkuliahan. Hingga sekarang mereka masih melanjutkan pertemanan mereka di dunia kerja. “Sejak dia punya sesuatu atau lebih tepatnya seseorang yang lebih penting dari sekedar bekerja, betul?”. Ucap Stephanie yang tiba-tiba datang untuk bergabung mengobrol. Stephanie adalah pacar Stefan, keduanya bertemu ditempat kerja dan saling jatuh cinta. “Jika itu benar, kenapa mukamu muram Dick?”. Ucap Stefan. “Kau memanggil temanmu seperti itu? Kasar sekali! Dari nama aslinya Nicolas menjadi Nicklaus. Dan dari panggilannya Nick menjadi Dick”. Ucap Stephanie. “Mungkin kamu salah dengar. Haha liat Nick dia ingin aku memanggilmu Dick!”. Balas Stefan dengan gurauannya. “Oh tidak, ada Nicklaus dan Stefan? Rupanya aku tersesat di dunia The Vampire Diaries?”. Ucap Anastasia yang lewat dan bergabung dengan gurauan mereka. “Kalau iya, Nicklaus pasti sudah menguras habis darahmu.”. Jawab Stephanie.

Kemudian terdengar suara pria berdaham dan mereka pun kembali ke tempat masing-masing. “Nick, aku gak akan bertanya bagaimana. Aku sudah mengetahui jawabannya dari wajahmu. Ceritalah kalau mau!”. Ucap Stefan pada Nico. “Tidak apa-apa jangan khawatir”. Ucap Nico.